Sunday, March 24

Menikmati Pariwisata di Jogja

Hallo…selamat pagi dan selamat menikmati kebersamaan bersama keluarga

Bagi anda yang senang jalan-jalan, tentu tidak akan menyia-nyiakan hari minggu ini untuk hanya tinggal di rumah. Nah bagi anda yang masih belum punya ide dan masih berada dirumah, saya akan berbagi tentang beberapa tempat yang bisa anda kunjungi.

Sudah pada tahu kan kalau Jogja banyak alternatif wisatanya. Tentu bukan hanya Malioboro, Kraton, dan Pantai Parangtritis yang ada di Jogja.

Karena saya berada di Kasihan, maka saya akan berbagi cerita tentang tempat-tempat di Kasihan.

Jika anda ingin menikmati suasana yang berbeda, maka di wilayah Kasihan anda bisa menikmati persawahan. Misalnya dari arah kasongan anda berkendara dengan motor atau sepeda menuju arah Bangunjiwo. setelah melewati Kasongan anda mulai memasuki area persawahan. Di perempatan kantor kelurahan Bangunjiwo belok kiri, anda bisa bisa menikmati area persawahan. Disini kita bisa duduk-duduk santai di pinggir sawah dan juga bisa saling bertegur sapa dengan petani yang lewat, atau yang sedang mencari rumput. atau jika bertepatan pas panen, anda bisa menawarkan jasa untuk membantu, jika ingin merasakan sensasi jadi petani.

Saya sering ke persawahan di Bangunjiwo ini pagi hari atau sore hari.  Bahkan saya pernah saya sampai malam hari di tempat ini, untuk menikmati langit di malam hari ditengah kegelapan. Sangat luar biasa indahnya, asalkan tidak hujan ya.

Misalkan anda ke tempat ini pagi hari, maka anda juga bisa mengunjungi tempat lainnya. Setelah merasakan suasana persawahan, anda bisa mengarah keselatan mengikuti jalan. nanti akan ketemu perempatan yang jika ke arah kiri menuju Goa Selarong, Jika lurus akan ke arah Krebet, dan jika ke kanan saya ga tahu ke arah mana, tapi saya bernah ke arah ini, malah ketemu jalan rusak, jadi tidak saya referensikan.

Jika belum pernah ke Goa Selarong, maka sebaiknya anda belok kiri. Goa Selarong adalah tempat persembunyian Pangeran Diponegoro ketika perang melawan Belanda dulu. Disini, jika ketika musim hujan anda akan bisa menyaksikan air terjun. Ada air terjun di pojok Goa.

Jika anda sudah pernah ke Goa Selarong, sebaiknya anda lurus saja di perempatan yang saya sebutkan tadi. Dalam perjalanan anda kan menemukan tanjangan lumayan curam, dan juga pepohonan jati dan ladang sepanjang perjalanan. Suasananya sangat asri, saya tidak akan bercerita detailnya, silahkan dirasakan sendiri jika anda penasaran. Hehe. Di desa Krebet ini anda bisa membeli berbagai kerajinan, karena disini banyak pengerajin. Misalnya anda bisa membeli sendal batik, langsung dari pengerajinnya.

Masih ada persawahan lainnya yang ingin saya ceritakan. Akan saya sambung pada postingan berikutnya.

Mohon maaf tanpa gambar, gambar segera menyusul.

Selamat berlibur…

Wednesday, March 20

Bingung Menentukan antara Hardisk Internal atau External? Temukan Jawabannya Disini

Halooo…salam sukses
Banyak orang bertanya baik pada diri sendiri maupun pada orang lain,  saat ia akan membeli hardisk maka akan bertanya dalam kebingungan, beli hardisk internal atau hardisk eksternal? Termasuk saya sendiri, dari beberpa hari lalu saya “galau” karena bingung mau beli hardisk yang mana, internal atau eksternal? Nah ada baiknya kita bahas dahulu bagaimana baiknya, kita cocokkan dulu dengan kebutuhan, cara kita bekerja, dan bujet yang dimiliki.
Jika anda ingin hardisk yang bisa dibawa kemana-mana, dalam arti mobilitas anda tinggi sehingga perlu membawa hard disk kemana-mana,  ya pakai hardisk eksternal aja. Karena tidak mungkin bukan jika anda kemana-mana bawa-bawa hardisk internal, lagi pula pasti sangat repot jika setiap akan memindahkan data dengan kapasitas besar harus mencopot hardisk internal pc anda.
Tetapi kalau pertimbangannya harga yang murah, dana yang dimiliki terbatas dan kecepatan transfer yang tinggi,sebaiknya pakai hardisk internal. Seperti kita ketahui hardisk internal memakai daya listrik langsung dari PC/laptop, sedangkan hardisk eksternal dayanya masuk lewat USB, yang pasti dayanya terbatas. 
Mengenai kecpatan hardisk dalam transfer data, cari hardisk yang memiliki buffer diatas 8 mb, misalnya 16 mb atau 32 mb. Namun rata-rata buffer hardisk adalah 8 mb. semakin besar buffer yang dimiliki maka semakin cepat hardisk tersebut. Biasanya hardisk yang sudah memakai nilai buffer tinggi adalah merek WDC. Hardisk yang memakai buffer besar sebagian besar adalah hardisk internal. Selain itu kabel yang dilewati adalah kabel khusus seperti kabel sata dan ata. berbeda dengan hardisk external yang menggunakan kabel usb.  
Atau jika dilihat dari kebiasan anda bekerja, jika anda bekerja ditempat yang sama, dengan kapasitas yang tidak terlalu besar dan kebanyakan gambar dan ketikan, gunakan saja hardisk insternal, karena kecepatan nya lumayan, apalagi menggunakan hardisk sata. Tetapi jika anda bekerja berpindah dari satu komputer ke komputer lain, dengan kapasitas file yang besar dan kebanyakan file tersebut seperti file aplikasi, system dan lain-lain maka pakailah hardisk eksternal, tetapi kecepatannya tidak secepat hardisk internal.
Ok, demikianlah sedikit sharing mengenai bagaimana menentukan pilihan jika anda bingung dalam memilih hardisk internal atau eksternal. Semoga bermanfaat. 
Dari beberapa sumber, salah satunya yahoo.

Thursday, March 7

Membuat Database dan Tabel pada PostgreSQL

Hallo…Salam sukses…

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi kembali mengenai database PostgreSQL. Pada tulisan sebelumnya saya sudah berbagi tentang bagaimana membuat menambahkan user baru pada PostgreSQL. Pada tulisan ini saya akan sharing bagaimana membuat database dan tabel di PostgreSQL. Ok..to the point aja ya:

1. Jalankan terlebih dahulu aplikasi PostgreSQL anda.

2. Kemudian klik dobel ada PostgreSQL untuk masuk ke dalam database anda. Masukkan password pada jendela yang muncul.

3. Klik kanan pada Databases, kemudian pilih New Database. Tampilannya tampak seperti ilustrasi di bawah ini.

4. Pada Properties, isi name misalnya dengan db_belajar. Pada owner pilih nama user yang akan dijadikan parent dari database ini, misalnya admin. Kemudian klik Ok.

DATABASE 1

5. Maka anda sudah memiliki database baru dengan nama db_belajar.

6. Selanjutnya adalah membuat tabel pada pada database db_belajar. Klik dobel pada database db_belajar yang sudah dibuat.

DATABASE 2

7. Klik dobel pada Schemas, klik public, kemudian klik kanan pada Tables dan pilih New Table. Maka akan muncul jendela untuk membuata tabel. Misalnya anda akan membuat tabel user dengan terdiri dari kolom id, nama, dan password. Ilustrasi seperti pada gambar di bawah ini.

DATABASE 3

8. Pada Properties New Table, name diisi dengan nama tabel yang akan dibuat, misalnya memakai nama tbuser, pada owner pilih nama user yang memiliki tabel, mislanya admin.

9. Pada Definition, Tablespace diisi dengan pg_default.

DATABASE 4

10. Nah untuk memasukkan kolom, klik pada Colums, kemudian klik Add, maka akan muncul jendela New Colum.

DATABASE 5

DATABASE 6

11. Pada jendela New Colum, Properties diisi dengan uid, Data type diisi dengan serial. kemudian pada Definition, centang pada NOT NULL, karena akan membuat primary key. Selanjutnya klik Ok. Maka kolom uid sudah terbentuk.

12. Hal yang sama dilakukan untuk membuat kolom nama dan password. Untuk kolom nama diisi dengan unama, dan kolom password diisi dengan upassword. Hanya saja perbedaanya pada Data type dan tidak mencentang NOT NULL. Kemudian klik Ok.

DATABASE 8

DATABASE 9

13. Selanjutnya adalah membuat primary key. Caranya adalah klik pada Constrain. Pilih Primary Key pada drop down di bawah dan klik Add.

DATABASE 10

14. Maka akan muncul jendela New Primary Key. Pada Properties diisi dengan pk_uid. Klik Definition dan pada Tablespace ini dengan pg_default. Klik Colum, pada drop down Colum pilih uid dan klik Add. Kemudian klik Ok dan Ok lagi.

DATABASE 11

DATABASE 12

DATABASE 13

Selamat, anda sudah berhasil membuat databse dan tabel dengan primary key di dalamnya. selamat belajar.

Wednesday, March 6

Membuat User Baru pada PostgreSQL

Halo…Salam sukses

Kali ini saya akan berbagi mengenai cara membuat/ menambahkan user baru pada PostgreSQL. Mungkin ini merupakan sesuatu  yang basi bagi pakar-pakar database di sini, namun saya hanya ingin sekedar berbagi, sekaligus melatih diri saya sendiri. Ok…to the point aja ya:

Pertama, buka terlebih dahulu aplikasi PgAdmin. Tampilan setelah anda login ke PgAdmin adalah seperti gambar di bawah ini.

POSTGRE 1 

Kedua,  klik kanan pada Login Roles, kemudian pilih New Login Roles. Maka akan tampil jendela untuk membuat user baru. tampilannya seperti di bawah ini.

POSTGRE 2

Ketiga, Pada Properties, isi dengan nama user yang ingin dipakai, misalnya admin, pada Definition, isi dengan password yang ingin dipakai, pada Role Priveleges, untuk menentukan hak-hak yang boleh di lakukan oleh user baru tersebut, Bisa dicentang salah satu atau semuanya.

POSTGRE 3 

Keempat, setelah anta menentukan hak dari user baru, kemudian klik Ok, maka user baru sudah terbentuk. Selamat mencoba.

Bagaimana Mengetahui Ongkos Kirim Dalam Jual Beli Online

Halo….salam sukses…

Kali ini saya akan bercerita sedikit tentang bagaimana mengetahui ongkos kirim yang tepat jika anda sekalian akan mengirim barang ke daerah lain menggunakan jasa pengiriman, misalnya JNE atau POS INDONESIA.

Seperti sudah diketahui bahwa dalam jual beli online, sebagian besar penjual menampilkan harga barang yang dijual tidak termasuk ongkos kirim. Namun ada juga penjual yang menampilkan harga barang sudah termasuk ongkos kirim. Nah bagi tipe penjual pertama, yaitu yang menampilkan harga barang tidak termasuk ongkos kirim, sudah pasti jika ada pembeli yang minat pada barang yang dijual, maka akan mendapat pertanyaan, “ongkos kirim sampai daerah B (daerah pembeli) berapa?”.

Dalam menjawab pertanyaan ini maka anda harus cermat karena ongkos kirim ke daerah B dari daerah anda tidak bersifat flat. karena jasa pengiriman menentukan ongkos kirim biasanya sesuai dengan berdasarkan kecamatan di daerah tersebut. Jadi, ketika ada seorang pembeli yang berminat ke pada barang dagangan anda, dan bertanya ongkos kirim ke daerahnya, misalnya pembeli bertanya ongkos kirim ke Lampung, maka sebaiknya anda tanya dia termasuk ke kecamatan apa. Ini penting karena agar anda bisa memberikan nilai ongkos kirim yang sesuai dengan tujuan dan agar nantinya anda tidak nombok ongkos kirim barang yang anda jual karena salah memberi informasi. Nah setelah tahu nama kecamatan tempat tinggal pembeli, maka anda bisa langsung cek ongkos kirim di website JNE atau POS.

Nombok ongkos kirim 1000-5000 tentu tidak masalah ya, takutnya jika salah memberi informasi, anda nombok sampai 10000 untuk ongkos kirim tentu saja ini akan sangat berpengaruh terhadapat profit yang anda peroleh, bahkan bisa jadi rugi jika ternyata persentase laba yang anda ambil dari nilai barang anda tidak besar.

Apa yang saya tulis di atas adalah berdasarkan pengalaman saya. Karena saya kebetulan juga join di forum jual beli Kaskus dan Tokobagus. Beberapa kali saya mengalami, ada pembeli yang berminat pada barang dagangan saya, dan bertanya ongkos kirim ke kotanya. dia hanya mengatakan kota utamanya, misalnya Bandung, tetapi tidak detail mengatakan tepatnya di kecamatan A, B, atau C. Saya pun tidak bertanya, langsung saja saya cek ongkos kirim ke Bandung, dan yang terjadi adalah saya harus tombok ongkos kirim, karena ternya setelah dia transfer pembayaran dan membri alamat lengkap, si pembeli ternyata dia tinggal di kecamatan yang jauh dari kota, yang sudah pasti ongkos kirim kecamatan tersebut jauh berbeda dengan ongkos kirim kepusat kotanya.

Demikian sedikit saran dari saya mengenai penentuan ongkos kirim barang, semoga bermanfaat.

Salam suksess.