Ditegur Karena Membersihkan Kamar Mandi

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn%3AANd9GcTrsbBu7k78LcTizhHB3Krv-ihpuLqKqb3QukbzQWm8C9kTMt1e
Ilustrasi-gambar cari Click2Houston

Suatu hari saya membersihkan kamar mandi dan wastafel di hostel tempat saya tinggal. Nah aktifitas saya membersihkan kamar mandi dan wastafel ini saya abadikan dalam vlog dan sudah pasti mejeng di youtube ya.


Sebenarnya di hostel tempat saya tinggal  penghuni hostel tidak bertanggungjawab untuk membersihkan lingkungan hostel, apalagi kebersihan kamar mandi, karena itu merupakan tanggungjawab pengelola hostel, yaitu manajemen kampus tempat saya belajar. Yang menjadi tanggungjawab penghuni hostel adalah tidak membuang sampah sembarangan.

Namun pada kenyataannya petugas kebersihan di hostel tempat saya tinggal tidak melakukan pekerjaannya dengan baik. Mengapa saya katakan demikian? Karena pada saat itu (saat saya membuat video tentang membersihkan kamar mandi), wastafel dan kamar mandi di hostel saya sangat-sangat kotor sekali. Jika tidak salah, ada sekitar sebulan lebih tidak pernah dibersihkan.

Gambarannya seperti ini, dinding kamar mandi itu yang aslinya adalah keramik berwarna putih, berubah menjadi hitam. Begitu juga dengan wastafel yang menggunakan keramik berwarna putih menjadi ditempeli lumut-lumut berwarna hitam.

Sebenarnya tidak pernah ada kondisi seperti ini di hostel tempat tinggal saya. Karena petugas kebersihan setiap jam lima pagi membersihkan kamar mandi, toilet, dan wastafel. Namun kondisi berubah drastis semenjak petugas kebersihan ini mengundurkan diri dan sampai beberapa waktu tidak ada penggantinya.

Jadi sempat ada kekosongan petugas kebersihan. Itulah yang menyebabkan sampai-sampai wastafel, kamar mandi, dan toilet seperti neraka.

Kenapa saya tidak mengajukan komplain? Bukannya tidak mengajukan komplain, tetapi saya sudah mengajukan komplain, namun sepertinya dianggap sebagai angin lalu.

Jadi saya berinisiatif untuk membersihkan sendiri kamar mandi yang biasa saya pakai dan wastafel tempat cuci piring. Mengapa saya mau melakukan ini?

Ya karena saya merasa risih aja, masa kita bisa cuek bebek melihat kondisi wastafel tempat cuci piring sampai lumutan berwarna hitam, dimana kita cuci piring setiap hari, padahal memiliki kemampuan untuk membersihkan itu, juga itu bukan merupakan pekerjaan yang susah.

Begitu juga dengan kamar mandi, jadi saya agak risih juga mandi dengan kondisi kamar mandi yang sangat kotor.

Akhirnya pada satu hari saya membeli sikat pembersih wastafel. Kemudian saya mulai membersihkan kamar mandi yang biasa saya pakai dan wastafel cuci piring di mess hostel. Karena saat itu saya mulai demam-demamnya nge-vlog (ceritanya ingin menjadi youtuber terkenal), maka sembari bersih-bersih ya saya dokumentasikan semuanya.

Akhirnya vlog-nya mejeng di youtube.

Dan suatu pagi...
Saat sedang berangkat ke kampus saya dipanggil oleh kepala sekolah saat melewati area parkir kampus. Beliau mengatakan bahwa beliau menonton video-video saya di youtube. Kemudian beliau menyinggung bahwa sangat bagus sekali saya mau membersihkan kamar mandi seperti di video.

Beliau juga menawarkan kalau mau membuat video-video di kampus, jangan sungkan-sungkan untuk mengatakan kepadanya, beliau akan senang hati untuk memberikan ijin.

Beliau memberikan saya masukan-masukan juga kepada saya tentang video-video apa yang sebaiknya saya buat, tentu saja yang harus mendidik. Bahwa saya sebaiknya membuat video tentang bidang yang saya tekuni sekarang.

Beliau juga menyinggung video-video saya lainnya, seperti video saya membeli sendal, nyuci sepatu, dan lainnya. Beliau mengatakan sebaiknya jangan mengunggah video-video seperti itu. Ngapain kamu unggah aktifitas lagi beli sendal dan cuci sepatu? Itu kurang mendidik...demikian katanya.

Karena saya adalah murid beliau, ya saya iyakan semua masukan beliau. Supaya urusannya tidak panjang lebar he he he...

Kemudian keesokan harinya saat saya menghadap ke warden hostel untuk minta ijin, beliau dengan nada suara tinggi menasehati saya tentang video-video yang harusnya saya upload youtube. Beliau mengatakan bahwa saya harus menunjukkan yang baik-baik saja tentang kampus, jangan yang jelek-jelek juga ditunjukkan.

Beliau mengatakan bahwa kepala sekolah marah karena saya mengupload video tentang membersihkan kamar mandi dan wastafel. Katanya itu tidak bagus dan titik-titik-titik....

Supaya suasana heboh cepat berlalu, ya saya iyakan saja semua perkataan beliau. Semenjak saat itu saya berhenti membuat video berbahasa Inggris, jadi hanya membuat video/vlog berbahasa Indonesia saja.

Saya tidak menyangka ternyata vlog saya tentang aktifitas saya di hostel membuat heboh kepala sekolah dan beberapa orang di kampus.

Dan beberapa hari kemudian akhirnya dikirim petugas kebersihan tidak tetap untuk membersihkan hostel. Mereka adalah petugas kebersihan kebun dan taman kampus. Tidak selang beberapa lama datang juga petugas kebersihan tetap yang hanya bertanggungjawab untuk menjaga kebersihan hostel.
Ok...segitu dulu ceritanya, sambung lain kali pada postingan selanjutnya. Tonton di bawah ini vlog saya tentang aktifitas di hostel yang bikin heboh kepala sekolah.


Comments