Pompa Air Genjot

POMPA GENJOT

Tadi pagi saya saat dalam perjalanan pergi ke kuil dengan seorang teman saya melewati bapak-bapak yang sedang asik menggenjot pompa air di depan rumahnya. Melihat pompa air tersebut mengingatkan saya pada masa kecil saat di Banjit, dimana jenis pompa air yang sama terpasang di beberapa sudut desa tempat tinggal saya.

 

Apakah pembaca juga ada yang pernah melihat pompa tersebut? Saya yakin pasti ada. Mungkin di Indonesia jenis pompa air tersebut sudah tidak ada lagi. Namun di sini, di desa tempat saya tinggal di India, pompa tersebut masih berdiri kokoh dan berfungsi dengan baik.

Di desa sekitar tempat tinggal saya ini walaupun sudah banyak orang yang memiliki sumur sendiri dan menggunakan mesin untuk menaikkan air dari dalam tanah, namun masih banyak juga rumah-rumah warga yang tidak memiliki sumur. Nah warga yang tidak memiliki sumur inilah yang memanfaatkan pompa seperti ini, yaitu pompa genjot.

Apa tidak ada suplai air dari pemerintah seperti PDAM-nya seperti di Indonesia? Tentu saja ada. Namun di sini air hanya mengalir pagi hari sekitar jam 6 sampai jam 8 pagi. Kemudian sore hari hanya mengalir jam mulai jam 5 sore. Air itupun tidak langsung masuk ke rumah warga, namun hanya di pinggir jalan. Jadi di beberapa titik di pinggir jalan terdapat keran air yang dimanfaatkan oleh beberapa keluarga untuk mengambil air. Sering saya lihat setiap sore ibu-ibu rumah tangga berbondong-bondong ke pinggir jalan untuk mengambil air. Bahkan tidak jarang mereka juga mengantri.

Apakah ini berarti mereka sangat miskin? tidak tahu juga karena, ada beberapa warga yang rumahnya rudah dinding beton, dengan cat warna warni namun untuk urusan air mereka tetap memanfaatkan air yang hanya mengalir pada pagi dan sore hari.

Comments