Gandoosha, Anjana, dan Nasya

Postingan kali ini saya lanjutkan tentang bahasan mengenai Dinacharya. Pada postingan sebelumnya sudah saya sajikan tentang Kruta Sauca Vidhi, Danta Dhavana, dan Jihva Nilekana. Nah bahasan pada postingan ini adalah Gandoosha, Anjana, dan Nasya.

1)  Gandoosha
Gandoosha adalah prosedur memasukkan minyak ke dalam mulut sampai penuh kemudian di tahan sampai keluar sekresi dari mata dan hidung. Namun jika tidak ingin melakukan gandoosha, bisa melakukan kavala, yaitu berkumur dengan minyak.

Manfaat yang didapat dengan melakukan gandoosha adalah:
a)      Rahang menjadi kuat
b)      Suara menjadi kuat
c)      Wajah menjadi kencang
d)     Bisa merasakan makanan dengan baik
e)      Mencegah tenggorokan menjadi kering
f)       Mencegah bibir pecah-pecah
g)      Mencegah kerusakan pada gigi
h)      Akar gigi menjadi kuat
i)        Gigi tidak akan sensitif
j)        Mencegah gigi rontok
Minyak yang bagus untuk melakukan gandoosha adalah arimedas thailam.

2)  Anjana
Anjana adalah salep untuk mata berwarna hitam yang dibuat dari asap api yang dinyalakan dari minyak ghee. Anjana juga disebut dengan kajal. Cara membuat anjana adalah:
a)      Buat nyala api yang dinyalakan dengan minyak ghee dengan sumbu kapas.
b)      Setelah api menyala, letakkan piring stainless di atas api dengan posisi tengkurap. Letakkan selama mungkin sesuai dengan keinginan.
c)      Setelah beberapa waktu maka akan muncul bubuk halus berwarna hitam menempel pada piring tembaga.
d)     Jumlah bubuk halus ini tergantung lamanya piring di atas api.
e)      Jika sudah dirasa cukup, ambil buuk tersebut dari piring dengan cara dikerik denagn sendok, masukkan bubuk tersebut ke wadah lainnya.
f)       Campur bubuk tersebut dengan ghee dan salep pun siap digunakan.
Cara memakai anjana adalah: ambil anjana dengan ujuang jari manis kemudian oleskan pada kelopak mata bagian bawah dari bagian tengah ke pinggir. Jangan lakukan dengan arah yang berlawanan.
Keuntungan menggunakan anjana adalah membuat penglihatan menjadi jelas, menghilangkan kapha, melindungi mata dari sinar matahari berlebihan, dan membuat pitta pada mata bekerja dengan baik.

3)  Nasya
Nasya adalah terapi meneteskan obat melalui lubang hidung. Nasya pada dinacharya berbeda dengan nasya pada panca karma. Obat yang diteteskan adalah 1 atau dua tetes pada masing-masing lubang hidung. Minyak yang dapat digunakan adalah minyak jinten atau minyak lainnya yang mengandung obat

Keuntungan yang didapat dengan melakukan nasya adalah meningkatkan kemampuan penglihatan, membuat gigi menjadi kuat, menyetabilkan vata, memperbaiki kualitas panca indra, menghilangkan penyakit dari hidung, gigi, dan kepala.

Orang yang tidak diijinkan melakukan nasya adalah oyang yang menderita rhinitis kronis, pemabuk, orang yang pendengarannya lemah.

Comments